Malam Budaya Simalungun “Rondang Bintang” Lestarikan Tradisi
“Rondang Bintang”
Jambi- Panitia Pesta Olob-olob GKPS Resort Jambi menggelar Malam Budaya Simalungun bertajuk Rondang Bintang (Malam Penuh Cahaya Bintang) di Gedung Serba Guna (GSG) GKPS Jambi, Sabtu (19/9/2026) malam. Kegiatan tersebut turut dihadiri Praeses GKPS Distrik VI Riau, Pdt Oberlin Petrus Silalahi, STh, serta jajaran pimpinan dan pengurus GKPS Resort Jambi sebagai bagian dari rangkaian memeriahkan Pesta Olob-olob GKPS Resort Jambi.
Malam budaya Simalungun tersebut turut hadiri Praeses GKPS Distrik VI Riau Pdt Oberlin Petrus Silalahi, STH yang datang dari Kota Pekanbaru, Riau. Pendeta GKPS Resort Jambi, Pdt Agus Freddy Damanik, MTh, Pdt Thania Kisah Saragih, STh, Pengurus GKPS Resort Jambi. Kemudian hadir juga Pimpinan Mejelis Jemaat GKPS Jambi, GKPS Tanah Kanaan, GKPS Persipan Simpang Rambutan dan Pos PI GKPS Senami Batanghari.
Malam budaya Simalungun yang dihadiri sekitar 200 orang warga GKPS Resort Jambi tersebut menampilkan tari tradisional Simalungun, Tortor Sombah (Tarian Menyembah) dan tarian kreasi Simalungun yang dibawakan tim tari Namaposo (Pemuda) GKPS Jambi dan Pemuda KPS Tanah Kanaan.
Guna memuaskan rasa rindu akan kampung halaman, Pesta Rondang Bintang tersebut juga menyuguhkan lagu-lagu kenangan Simalungun dengan menampilkan talenta-talenta musik dan vokal dari warga GKPS Resort Jambi. Masing-masing Pariban Musik, Band Pemuda GKPS Jambi, Ompung Generation, Rany Br Sumbayak, Keyla Br Purba dan Orwintina Br Matondang, Oka Purba dan Timbul Girsang, Sy Rosenman Saragih dan St Radesman Saragih.
Menurut Ketua Panitia Pesta Olob-olob GKPS Resort Jambi, St Alexander Dabungke, pihaknya menggelar Malam Budaya Simalungun tersebut guna melestarikan seni budaya Simalungun di tengah warga Simalungun tanah perantauan Jambi sekaligus memuaskan rasa rindu terhadap kampung halaman.
“Walaupun hanya menampilkan talenta-talenta seni dari warga jemaat, malam budaya Simalungun ini berlangsung meriah. Setiap penampilan tari dan nyanyi mendapat sambutan antusias warga sembari memberikan sumbangan (saweran),”katanya.
Disebtkan, biasanya pergelaran seni budaya Simalungun dalam rangka Pesta Olob-olob GKPS Resort Jambi, pihak panitia mendatangkan artis-artis Simalungun dari daerah Simalungun dan Kota Pematangsiantar. Namun mengingat situasi ekonomi yang sulit saat ini, panitia melakukan efisiensi dengan memanfaatkan potensi musik, tari dan penyanyi dari GKPS Resort Jambi.
Renungan Penting
| Pdt Agus Freddy Damanik MTh. |
Sementara itu, Praeses GKPS Distrik VI Riau, Pdt Oberlin Petrus Silalahi, STh dalam khotbahnya pada ibadah Pesta Olob-olob GKPS Resort Jambi tersebut memberikan siraman rohani penuh makna sebagai renungan penting bagi warga GKPS Resort Jambi memaknai 123 Tahun Pekabaran Injil (Injil Disemaikan) di daerah dan masyarakat Simalungun.
Pdt Oberlin Petrus Silalahi, STh yang menyampaikan Firman dari kutipan Filippi 4 : 10 – 19 mengatakan, warga GKPS Resort Jambi hendaknya bisa meneladani kehidupan Rasul Paulus yang bisa menjalani hidup dan menunaikan pelayanan kepada umat Tuhan di tengah berbagai kesulitan.
Kemudian melalui renungan tersebut, Pdt Oberlin Petrus Silalahi, STh juga mengharapkan warga jemaat GKPS Resort Jambi senantiasa memiliki keikhlasan dan kerelaan membantu pelayanan-pelayanan di tengah gereja, khususnya di Jambi demi kemajuan Pekabaran Injil.
Seperti Rasul Paulus, katanya, umat Kristen, termasuk warga GKPS Resort Jambi harus bisa tetap hidup dalam terang Tuhan kendati menghadapi sejumlah kekurangan, kesulitan atau pergumulan hidup.
Disebutkan, warga GKPS Resort Jambi bisa melihat sendiri, 123 Tahun Injil berkembang di daerah dan masyarakat Simalungun bukan karena kelebihan orang Simalungun. Injil berkembang pesat di Simalungun berkat kuasa dan pertolongan Tuhan.
“Untuk itu, mari kita maknai Pesta Olob-olob 123 ahun Injildi Sialungun ini dengan memantapkan prinsip bahwa kita bisa hidup penuh suka cita di tengah berbagai kekurangan,”katanya.
Pdt Oberlin Petrus Silalahi, STh mengapresiasi antusiasme warga GKPS Resort Jambi dan undangan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Pesta Olob-olob tersebut. Kendati Kota Jambi masih diselimuti asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kekeringan akibat kemarau panjang, seluruh hadirin tampak penuh suka cita merayakan Posta Olob-olob tersebut.
Pesta Olob-olob GKPS Resort Jambi tersebut diakhiri dengan pengumuman para pemenang berbagai lomba, mulai dari lomba kegatan olahraga dan kesenian. Lomba tersebut digelar selama satu bulan terakhir.
Sebanyak 20 cabang lomba dengan berbagai kategori yang dipertandingan, diikuti anak-anak bayi lima tahun (lomba mewarnai, anak-anak sekolah minggu dan pemuda (lomba nyanyi solo), tortor Simalungun yang diikuti pemuda dan lomba VG gabungan pemuda dan dewasa. Kemudian lomba olahraga tradisional Simalungun, margalah (petak umpet), voli gembira, futsal pemuda dan senam kreasi kaum ibu. (St Radesman Saragih SSos).





0 Komentar